IAIN Syekh Nurjati Cirebon

 Berita  | Kolom Rektor  | Agenda Kampus  | Peta Kampus   |  Syekh Nurjati  |  Kontak     Wednesday 30 July 2014

IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam, dan pusat pembinaan akhlak karimah.

PROF. DR. H. MAKSUM, MA.
REKTOR INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI CIREBON
statview : 1923 times

Lahir di kota udang Cirebon pada Tanggal 9 Agustus 1954. Orang tuanya memberi nama Maksum. Terkadang di kalangan terdekatnya beliau sering dipanggil dengan Bapak Maksum Mukhtar dinisbahkan kepada almarhum orang tua beliau K.H. Mukhtar seorang ulama terkemuka pengasuh pondok pesantren AFMI Babakan Ciwaringin Cirebon. Ibundanya bernama Hj. Aminah. Sebagaimana layaknya putera seorang Kyai, Maksum kecil hidup tumbuh dan dibesarkan dalam tradisi pesantren yang teramat kental. Kedua orangtuanya membesarkan beliau dengan kasih sayang, penuh kesederhanaan, religius tetapi dengan disiplin serta warisan cita-cita yang tinggi.  Besar dalam tradisi pesantren dan suasana pendidikan yang religious menyebabkan Maksum kecil memiliki tanggungjawab besar untuk mewarisi ilmu sekaligus mewarisi pesantren yang dimiliki keluarganya sehingga sejak kecil berminat besar terhadap dunia ilmu dan dunia pesantren. Apalagi masa kecilnya sebagian besar dihabiskan di desa Ciwaringin Cirebon, sebuah desa yang terkenal dengan sejumlah pesantren besar serta masyarakat yang setia memelihara dan menjunjung tinggi nilai-nilai pesantren.

Sosok yang bersahaja dan religious ini menyelesaikan pendidikan dasarnya (SD) di  desa tercinta  Ciwaringin sampai dengan jenjang menengah (SMP). Ketika memasuki  jenjang SMA orang tuanya mendorong Maksum remaja untuk mencari pengalaman serta belajar hidup mandiri sehingga beliau merantau ke Kendal Jawa Tengah untuk menyelesaikan SMA sekaligus mondok di sebuah pesantren. Minat besar Maksum remaja terhadap dunia ilmu   dan sain yang diperolehnya di SMA mengantarkan beliau memasuki Fakultas Kedokteran UNISULA Semarang, tentu saja pilihannya memasuki fakultas kedokteran tidak lepas dari pandangan visioner  yang diwarisi oleh orang tuanya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di UNISULA Semarang beliau menekuni bidang ilmu kedokteran selama kurang lebih lima tahun dari tahun 1973 sampai 1978. Sejatinya pada tahun 1978 beliau mendapatkan gelar dokter tetapi tidak diselesaikannya sehubungan sesuatu dan lain hal, disamping minat keilmuan dasarnya yaitu kajian ilmu agama dan pendidikan yang diwariskan oleh orang tuanya tumbuh semakin kuat sehingga mendorongnya untuk kembali ke habitat asalnya yaitu agama, pendidikan dan pesantren.

Dengan minat dasar keilmuannya terutama pada kajian ilmu agama dan pendidikan, suami dari Dra. Hj. Latifah, M.Pd. ini mulai menjelajah berbagai dunia akademik. Pada tahun 1979 beliau mengikuti program M'ahad al-Lughah di Universitas Ummul Qurra (Makkah Al-Mukarramah). Di Makkah beliau menghabiskan waktu untuk menekuni bidang ilmu agama sebagai minat genuine akademisnya selama lima tahun, dan selesai pada tahun 1984. Beliau kembali ke Ciwaringin mengabdikan ilmu yang telah diperoleh di pesantren ayahandanya sambil mengikuti program S1 Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Gunung Djati Cirebon dan diselesaikan pada tahun 1988. Tidak puas dengan jenjang S1, sambil tetap menekuni dunia pendidikan dan kepesantrenan beliau melanjutkan ke jenjang Magister serta mengambil kajian Islamic Studies di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jenjang Magister ditempuhnya selama kurang lebih dua tahun saja serta selesai pada tahun 1992. Puncaknya beliau mengambil program doktoral  (S3) dengan kajian yang sama (Islamic Studies) masih di perguruan tinggi yang sama (IAIN Syarif Hidayatullah) Jakarta. Program doktoralnya di selesaikan selama empat tahun dari tahun 1993 sampai dengan tahun 1998. Disertasinya tentang pendidikan Islam menjadi tanda minat beliau terhadap kajian pendidikan Islam khususnya  pendidikan Pesantren.

Sosok yang gandrung membaca dan mengkoleksi buku ini memulai karir pengabdiannya di dunia pendidikan formal ketika beliau di angkat menjadi tenaga pengajar di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung yang ada di Cirebon tahun 1988. Disamping mengajar di perguruan tinggi lain yang ada di wilayahnya antara lain Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Islamic Center Cirebon dari tahun 1990 sampai dengan tahun 2000. Menjadi dosen Pasca Sarjana IAIN Sunan Gunung Djati Bandung dari tahun 1999 sampai dengan 2004 untuk kajian filsafat pendidikan Islam dan kajian hadits pendidikan (hadits tarbawy). Berpartisipasi sebagai dosen tamu pada program pasca sarjana kerjasama Mc Gill University Canada dan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tahun 2000 dan lain sebagainya. Sampai saat ini di sela-sela kesibukan beliau sebagai Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menulis buku, dan memberikan ceramah di sejumlah kegiatan seminar nasional, beliau tetap melaksanakan kegiatan pendidikan dan pengajaran di Fakultas Tarbiyah IAIN Syekh Nurjati Cirebon serta Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Puncak prestasi akademiknya ditandai dengan pengangkatan beliau sebagai guru besar bidang pendidikan Islam tahun 2003. Dengan pengangkatan beliau sebagai guru besar maka pengabdiannya di bidang pendidikan lebih optimal dan lebih luas.  

Disamping mengabdi di dunia pendidikan dan pengajaran beliau juga di beri amanah menduduki beberapa jabatan. Karena minatnya pada pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat beliau diangkat sebagai Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) IAIN Sunan Gunung Djati Bandung di Cirebon dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2000. Kemudian merangkak naik menjadi  Ketua Jurusan Tarbiyah IAIN Sunan Gunung Djati Bandung di Cirebon dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2002. Beliau berperan besar dalam perubahan status dari IAIN Sunan Gunung Djati Bandung di Cirebon menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Cirebon.  Di tangan beliau STAIN Cirebon menjadi Perguruan Tinggi Islam yang mandiri tidak lagi menginduk ke IAIN Sunan Gunung Djati Bandung. Perubahan dari IAIN Bandung ke STAIN Cirebon menjadikan Pak Maksum (demikian teman-teman dosen biasanya memanggil) dipercaya menjadi Pembantu Ketua I STAIN Cirebon Bidang Akademik dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2010.  Beliau juga turut serta membidani kelahiran program pascasarjana di STAIN Cirebon. Dengan kehadiran program pascasarjana di STAIN Cirebon beliau ikut serta membina, mengembangkan dan mengajar di program pascasarjana sejak tahun 2005 sampai dengan saat ini. 

Pada saat beliau menjabat sebagai Pembantu Ketua I STAIN Cirebon, proses transfromasi satu-satunya perguruan tinggi negeri di wilayah III Cirebon dan sekitarnya ini terus di optimalkan. Puncaknya ketika usulan perubahan status dari STAIN Cirebon menjadi IAIN Syekh Nurjati Cirebon diterima oleh pemerintah dengan terbitnya peraturan pemerintah tentang perubahan STAIN Cirebon menjadi IAIN. Dalam proses transisi ini, kembali  sosok Prof. Dr. Maksum, MA turut berperan serta diberi tanggungjawab untuk menggiring perubahan status menjadi lebih kondusif dan berlangsung konstruktif. Untuk itu beliau diangkat menjadi Pgs Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada tahun 2010-2011.  Ketika pemelihan Rektor IAIN Sykeh Nurjati untuk pertamakalinya di gelar maka beliau terpilih menjadi Rektor pertama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon pada tahun 2011 untuk empat tahun ke depan.

Pemikiran Tentang Pendidikan

Arus utama keilmuan beliau adalah pendidikan Islam dan pesantren. Hal ini dapat dilihat dari sejumlah karya beliau serta sejumlah seminar yang beliau isi. Pemikiran pendidikan Islam juga yang mengantarkan beliau diangkat sebagai guru besar. Namun demikian wawasan keilmuannya relatif luas. Dalam beberapa kesempatan beliau terkadang berbicara tentang politik, sosial dan budaya bahkan ekonomi. Hal ini tidak lepas dari kegemaran beliau membaca buku dan menjelajah pengetahuan baru.

Khusus tentang pendidikan Islam, beliau menaruh minat pada visi modern pendidikan Islam. Menurut Prof. Dr. H. maksum, MA. pendidikan Islam harus memodernisasi dirinya sendiri melalui proses sistemik dan sitematis. Proses modernisasi pendidikan Islam dimulai dari revitalisasi aspek philosopical input pendidikan Islam yaitu tujuan pendidikan Islam, pandangan islam tentang pembelajaran, tentang murid dan tentang peran guru/dosen. Pendidikan Islam harus terampil mengaca diri dan melakukan refleksi terhadap berbagai dinamika yang sedang berlangsung dengan tetap berakar pada nilai-nilai tradisi Islam dan keindonesiaan. Pendidikan Islam didorong berperan dalam garda terdepan untuk membangun Islam indonesia yang berkarakter dengan memelihara keislaman, keindonesiaan sekaligus kemodernan secara sinergis. Bagi prof. Maksum pendidikan Islam tidak akan ditinggalkan oleh client atau penggunanya spanjang memiliki kepekaaan terhadap kebutuhan masyarakat serta membangun secara optimal relevansi dan artikulasi nilai-nilai pendidikan dan menunjukan profesionalisme pengelolaan kepada masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu aspek profesionalisme  pengelolaan pendidikan islam menurut Prof. Maksum menjadi sesuatu yang vital.

Pemikiran pendidikan Prof. Maksum tidak bisa dilepaskan dari empat kerangka utama pemikirannya yaitu kepesantrenan, Islam bercorak Indonesia yang moderat, masyarakat dan pendidikan Islam, dan modernisai pendidikan islam. Empat kerangka utama pemikirannya ini teartikulasi dalam tulisan, sejumlah pembicaraan dan langkah-langkah kebijakan dalam mengelola IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Visi dan Misi Kepemimpinan Di IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Sebagai Rektor Pertama, visi beliau dalam memimpin IAIN Sykeh Nurjati Cirebon dalam empat tahun ke depan adalah  "Membangun Landasan Profesionalisme Untuk  IAIN Syekh Nurjati yang Kompetitif dan Unggul". Visi ini tidak bisa dilepaskan dari keinginan beliau untuk melakukan transformasi secara systemik dan sistematis sehingga proses transisi tidak berlangsung lama dan tanpa arah. Visi ini dijabarkan dalam sejumlah misi yang artikulatif yang harus menjadi dasar kebijakan setiap pengemban amanah di tingkat fakultas dan jurusan serta lembaga penunjang di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Visi dijabarkan dalam misi sebagai berikut:

a)      Menggelorakan budaya kepakaran (expertise) dalam kegiatan akademik di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

b)      Mengedepankan profesionalisme dalam pengelolaan dan pendelegasian tanggungjawab pengelolaan akademik di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

c)       Mempererat sinergi antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan pemerintah dan masyarakat sebagai stakeholders.

d)      Memperkokoh integritas moral dan integritas intelektual untuk membangun citra IAIN sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi Islam.

e)      Mengoptimalkan kegiatan resepsi dan apresiasi akademik di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

f)       Mempertajam kegiatan riset dan penyelenggaraan akademik berbasis riset untuk meningkatkan relevansi dan artikulasi lulusan IAIN di Masyarakat.

g)      Meminimalisir kegiatan politisasi kampus untuk menciptakan kampus yang optimal sebagai lembaga akademik.

Strategi Pengembangan Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Sebagai perguruan tinggi Islam negeri, IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki peran strategis dalam membina dan melahirkan kader-kader intelektual Islam. Meskipun baru satu tahun IAIN bermetamorfosis namun Prof. Dr. H. Maksum, MA. sebagai rektor telah memiliki strategi yang matang untuk membawa IAIN menjadi perguruan tinggi unggul. Merujuk kepada visi serta misi yang telah dirumuskan di atas maka sejumlah strategi untuk mendukung terwujudnya visi telah diambil meliputi:

a)      Sinergi antar lini untuk pengelolaan IAIN yang optimal.

b)      Budaya mutu dalam setiap pengelolaan program dan kerja akademik.

c)       Akuntabilitas pengelolaan anggaran.

d)      Realibilitas program.

e)      Relevansi dan artikulasi program di setiap satuan tugas.

Peran di Masyarakat dan Dunia Pendidikan

Sebagai pakar dalam bidang pendidikan Islam Prof. Dr. H. Maksum, MA. banyak diminta kontribusi pemikiran serta kiprahnya dalam mengembangkan pendidikan Islam. Melihat eksistensinya yang peduli terhadap dunia pesantren Kementerian Agama menunjuknya sebagai musyrif untuk tahkik kutub al-turats sejak tahun 2007 sampai dengan sekarang. Sejak tahun 2008 direktorat pendidikan tinggi Islam Kementerian Agama menunjuknya sebagai Tim Ahli Sertifikasi Dosen dan anggota Tim Task Force Dual Modes untuk mengoptimalkan dan memantau penyelenggaraan program peningkatan kualifikasi guru agama di sekolah umum. Pada tahun berikutnya (2009) diangkat oleh Kementrian Pendidikan sebagai asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Kiprah di dunia pendidikan menonjol ketika beliau terjun di dunia pendidikan sejak tahun 1980. Beliau sering diminta sebagai konsultan pondok pesantren, direktur lembaga, pendamping kepala MTsN, intruktur training guru dan tenaga kependidikan, tim peneliti bidang pendidikan, atau sebagai pembicara dalam seminar baik nasional maupun internasional terutama pada bidang pendidikan. Sejumlah kegiatan akademik beliau di luar dan dalam negeri antara lain:

1)      Regional Workshop on Teaching Method and Curricula development, Teheran, Iran, 2007.

2)      Short Course on Community Development, Canada, 2006.

3)      Anggota Dewan Sekolah SMU Negeri 07, Cirebon, 2002 – 2004.

4)      Tim Peneliti Pendidikan Dasar dan Menengah Bappeda, Kabupaten Cirebon, 2000 sampai sekarang.

5)      Instruktur In House Training "Walisongo Institute Research, dalam rangka Basic Education Program, Departemen Agama, 2001.

6)      Pendampingan Kepala Madrasah MTsN Model Brebes, Jawa Tengah, Proyek BEP Depag Pusat, 2000-2001.

7)      Direktur Eksekutif "JALISA JATI DIRI" (Jalinan Layanan Studi dan Informasi Agama), 1999 sampai dengan sekarang.

8)      Direktur Eksekutif Klub kajian Agama "Nurjati", 1995 -2003.

9)      Konsultan Pengasuh Pesantren Putra "Ikhwanul Muslimin" dan Pesantren Putri AFMI babakan Ciwaringin Cirebon, 1980 sampai sekarang.

Kegandrungannya dalam dunia pendidikan menggiring beliau untuk selalu mencurahkan gagasannya dalam tulisan. Sejauh ini ada beberapa karya yang menunjukan pemikiran dan gagasan beliau antara lain:

Buku:

1)      Pendekatan Baru Pembelajaran Bahasa Al-Qur'an, Humaero Center, 2004, Jakarta.

2)      Madrasah; Sejarah dan Perkembangannya, Logos, Jakarta.

3)      Dinamika Madrasah Orde Baru, Sakinah Publishing, 1999, Jakarta.

4)      Pola Pembelajaran Pondok Pesantren, Ministry Of Religious Affair, Jakarta.

5)      Manusia Pendidikan (Dalam proses penerbitan).

6)      Ta'lim al-Lughah al-Arabiyah li Kibar al-Sinn (dalam proses penerbitan).

Jurnal dan Antologi

1)      Madzahir al-Thatawwur Fi al-Lughah al-Arabiyah, Lektur, No. XI, 2001.

2)      Studi Islam di Haramani, Pengalaman Studi di Timur Tengah, Logos, Jakarta, 2001.

3)      Nadzariyah al-Mashlahah Inda al-Thufi, Lektur, No. XI, 2000.

4)      Asal-Usul dan Karakteristik Madrasah Abad Pertengahan, Antologi Studi Islam, Teori dan Methodologi, Post Graduate Program, IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2000.

Penelitian

1)      Corak Hubungan Interrelation Manusia Dalam Perspektif Al-Qur'an dan Filosof, Individual Research, Desember, 2000.

2)      Transformasi Pendidikan Islam di Lingkungan Departemen Agama pada Masa Orde Baru, Disertasi, IAIN Syarif Hidayatullah jakarta, 1998.

3)      Dirosat al-Nadzariyah an al-Nahwi al-Ta'limy wa tadrisihi li Kibar al-Sinn, Tesis, 1987.

4)      Aujuh al-Qushur Fi Tadris Qiroat al-Qur'an Fi Indonesia, Tesis Diplima, 1985.

Artikel Seminar dan Training

1)      Politik Pendidikan Islam di Indonesia, Seminar Politik, Ekonomi dan Pendidikan Islam, Pascasarjana IAIN Sunan kalijaga, April 2000.

2)      Peranan Pendidikan Agama Islam Dalam Menanggulangi Krisis Bangsa, Seminar dan Musyawarah Alumni STAIN Cirebon, 2 Juli 2000.

3)      Peranan Isntitusi Pendidikan dan Keagamaan Dalam Perubahan Sosial kemasyarakatan di Abad 21, Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa SAIN Cirebon, 24 Oktober 2000.

4)      Beberapa artikel bidang pendidkan dan sosial keagamaan.

 
   ► Surat Edaran
Selengkapnya..

   Info Lelang Barang & Jasa

Selengkapnya..


   Agenda Kampus

Selengkapnya..


  Kajian Keislaman

Selengkapnya..


  Pengumuman

Selengkapnya..


We have 1 guest online
Today Counter 7 user
All Counter 31406 user

 

IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

 

Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi Cirebon Telp 0231-481264 Fax 0231-489926
Cirebon 45132
web : http://www.iaincirebon.ac.id
email info@iaincirebon.ac.id